Pariwisata Sumbar 2021 Menarik

Pariwisata Sumbar 2021 Menarik

Pariwisata Sumbar 2021 Menarik – Bersiap hadirnya tahun 2021, Dinas Pariwisata Sumatera Barat melaunching kalender pariwisata 2021.

Ada tiga moment yang disiapkan untuk mengundang perhatian pelancong.

Bersiap ke Sumbar, Ini Moment Pariwisata Sumbar 2021 yang Menarik Didatangi

Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat Novrial menjelaskan tiga moment itu yaitu Festival Pamalayu, Serak Gulo dan Indian Culture dan Festival Cap Go Meh.

Baca Juga: Baduy Malas Didatangi Pelancong

Menyaksikan keadaan wabah belum mengetahui kapan usai, karena itu disetujui ada tiga moment yang akan diadakan di tahun 2021 kedepan,” kata Novrial, Sabtu 12 Desember 2020.

Ia menerangkan moment itu diatur dari Januari- Desember 2021, dengan arah supaya pelancong dapat pilih moment yang akan didatangi ke Sumatera Barat.

Sama seperti yang pertama ada moment Festival Pamalayu akan berjalan 1-7 Januari 2021 di Kabupaten Dharmasraya.

Beberapa kejadian seni dan budaya dipersiapkan dalam sebuah serangkaian untuk mengeruk kekayaan kerajaan lama itu dan ditegaskan dapat tarik pelancong untuk tiba.

Serak Gulo dan Indian Culture diadakan di Kota Padang pada 14 Januari 2021. Serak gulo sebagai adat warga India di Padang. Aktivitas itu diawali dengan Sholat Ashar berjamaah di mushola.

Selanjutnya gula 200 g yang sudah dibuntel dengan kain beragam warna dilempar menuju keramaian masyarakat di atas atap mushola. Warga selalu semangat menyongsong acara ini tiap tahun.

Festival Cap Go Meh bisa menjadi even penutup pada Januari 2021. Berada di Kota Tua Padang, festival itu di ramaikan pertunjukan Barongsai, Ular Naga dan Kio atau patung dewa.

Festival yang untuk menyongsong Tahun Baru Imlek itu memperoleh sambutan semarak dari warga tiap tahun.

“Lumayan banyak spot photo yang unik dan menarik sepanjang even berjalan hingga sanggup jadi daya magnet untuk milenial ,” terang Novrial. (Ahmad)

Keelokan Tim Gadang Padang Panjang Dikukuhkan jadi Rekreasi Terbaik di Sumbar

Dusun rekreasi Tim Gadang, Kecamatan Padang Panjang Timur, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat diputuskan sebagai dusun rekreasi terbaik se-Sumatea Barat.

Destinasi Wisata di Sumbar

Tim Gadang sukses menang sesudah menaklukkan lima nominasi yang lain, yakni Maligi (Pasaman Barat), Pagaruyung (Tanah Datar), Simarosok (Agam), dan Tungkal Selatan (Pariaman).

Dusun rekreasi Tim Gadang jadi populer sesudah tampilkan pertunjukan “Silek Lanyah” dan jadi salah satunya pasar digital binaan Kementerian Pariwisata.

GIPI Award 2020 ini diterima Pokdarwis dan praktisi rekreasi Tim Gadang, ditemani staff pakar Pemko Ervic Rinaldy, Kadis Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Muharman dan barisan

“Dengan dicapainya GIPI Award 2020 ini, diinginkan bisa menarik kembali dunia pariwisata di Tim Gadang sesudah periode wabah covid-19,” kata Kadis Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Muharman. (Ahmad)

Keelokan alam di daerah Sumatera Barat tidak disangsikan kembali oleh beberapa wisatawan. Apa lagi adanya Taman Bunga Pucuk Tonang di Pasaman.

Bermacam tipe bunga dengan beberapa warnanya yang elok diatur rapi bak taman bunga di Jepang. Taman Bunga Pucuk Tonang mendatangkan bermacam tipe bunga dan tanaman beragam warna. Tanaman dan bunga beragam warna itu ditanamkan membuat pola-pola menarik.

Panorama ini ditanggung akan membuat siapa saja kagum saat menyaksikannya. Ada pula ada bermacam spot photo unik yang dapat buat hasil photo kamu jadi Instagramable. Pas sekali untuk kamu yang suka swafoto.

Tidak bingung, keelokan bentangan bunga di Taman Bunga Pucuk Tonang membuat beberapa pasangan untuk lakukan sesion photo pre-wedding di taman ini.

Kecuali keelokan bunganya sebagai daya magnet, tempat lokasi rekreasi di Sumatera Barat itu ada pada ketinggian, hingga udaranya benar-benar sejuk. Membuat pengunjung kerasan lama-lama di sini.

Taman Bunga Pucuk Tonang ada di atas tempat selebar 20 hektar. Teritori itu dahulunya sebagai tempat kosong yang tidak digunakan.

Pemerintahan di tempat selanjutnya memilih untuk mengolah tempat itu jadi tempat rekreasi. Walau terhitung baru, tempat rekreasi ini telah mengundang perhatian beberapa pengunjung, lho.

Lokasi Wisata Yang Bagus Di Sumbar

Bila kamu ingin tahu dengan keelokan Pariwisata Sumbar 2021 Menarik dijajakan, kamu dapat bertandang langsung ke teritori Nagari Sundara, Kecamatan Lubuksikaping, Kabupaten Pasaman.

Ticket masuknya benar-benar murah. Cukup bayar dengan harga Rp 10 ribu saja, kamu bisa menelusuri taman bunga ini sepuasnya. Ketarik bertandang ke situ selesai wabah?

Kapolresta Padang, AKBP Imran Amir, memperjelas faksinya sudah menyiapkan personil untuk lakukan pemantauan di beberapa titik berkenaan dengan peristiwa penggantian tahun 31 Desember 2020 kedepan.

Bahkan juga lokasi hiburan dan cafe ditutup start pukul 19.00 Wib,” ucapnya, Selasa 29 Desember 2020.

Menurut dia hal itu perlu dilaksanakan sebagai usaha untuk menghindar terjadi keramaian orang, ingat keadaan masih pada keadaan wabah COVID-19.

Bahkan juga untuk memperhitungkan keramaian di sejauh jalan Samudera yang ada di teritori tempat wisata Pantai Padang pasti akan ditutup semenjak jam 16.00 Wib.

Maknanya tidak ada satu juga kendaraan yang dibolehkan masuk di teritori pantai. Ini mempunyai tujuan supaya tidak ada keramaian di teritori Pantai Padang.

Sama seperti yang kelihatan pada beberapa tahun awalnya, ada beberapa ribu orang yang ideal Pantai Padang. Nach ini yang tidak kami harapkan, karena masihlah ada Corona,” ucapnya. (Ahmad)

Object Rekreasi Payakumbuh Ditutup untuk Penggantian Tahun, Ini Argumennya

Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi menjelaskan hal itu dilaksanakan sebagai usaha menahan keramaian massa, ingat keadaan wabah COVID-19 yang masih belum demikian lebih baik.

“Aku telah membuat Surat Selebaran berkaitan peraturan itu. Di mana penutupan tempat wisata dilaksanakan mulai 31 Desember 2020 jam 14.00 Wib sampai keesokannya yakni 1 Januari 2021 di jam yang serupa 14.00 Wib,” terangnya, Selasa 29 Desember 2020.

Peraturan itu tercatat dalam Surat Selebaran Nomor: 451/39/Wk.Pyk/2020.

Lewat surat itu, Riza mengimbau ke warga tidak melangsungkan acara atau aktivitas apa saja di saat perayaan penggantian tahun itu.

“Pokoknya aku tidak mau ada keramaian orang. Karena pada keadaan COVID-19 benar-benar tidak bagus jika ada orang berkerubung,” tegasnya.

Ia mengatakan untuk pastikan jika warga Payakumbuh patuhi anjurannya itu, Riza minta ke aparatur keamanan untuk lakukan patroli dan pemantauan di semua tempat wisata di jam yang sudah ditetapkan itu.

“Seperti yang diterangkan di surat selebaran itu yaitu ada ketetapan jam nya. Jadi untuk petugas berharap kerjakan patroli. Bila ketahuan masihlah ada keramaian, silakan dibubarkan saja,” tutur Riza.

Sementara untuk pengelola atau pemilik lokasi hiburan, cafe, dan restaurant, disuruh tidak melangsungkan acara khusus pada peristiwa penggantian tahun itu.

Lebih aman dan terbebas dari teror penyebaran COVID-19,” berharap Riza. (Ahmad)